6 Nov 2010
Posted by.
#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#
Udah lama gk ngblog lg ...
blog jg simple gk trurus !!
follower na jg msh gt2 aja.He2.. Maklum kuliah msh jd prioritas utama. . . Otak msh focus di Laporan. Pret. Met nah,,
11 Apr 2010
Posted by.
#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#
Artikel: Lembaran Informasi No.9: Wanita dan HIV - Masalah Haid Tanggal: 6 Oktober 1997
No.: 5.8
Penulis/Sumber: Lembar Informasi GMHC Treatment
Apa Saja yang Termasuk Masalah Haid?
Odha wanita mengalami berbagai macam perubahan dalam haid mereka. Perubahan tersebut mencakup haid yang tidak teratur, frekuensi haid yang berkurang atau berlebih, haid yang lebih berat atau ringan, haid yang lebih menyakitkan dan gejala prahaid yang memburuk. Odha wanita juga mengeluarkan gumpalan atau darah haid yang lebih pekat dari biasanya.
Masalah haid yang paling sering terjadi pada Odha wanita adalah tidak mengalami haid sama sekali. Keadaan ini disebut Amenore. Wanita yang tidak mendapat haid mengalami nyeri panggul, pembengkakan payudara atau pun hot flashes.
Haid yang berat bisa mengakibatkan kehilangan banyak darah, yang bisa mengarah pada rendahnya sel darah merah atau anemia. Anemia bisa membuat Anda lelah, lemah dan sesak nafas. Namun, infeksi HIV serta pengobatan HIV itu sendiri bisa menyebabkan anemia. Oleh karena itu, penting untuk mencari penyebab anemia yang sebenarnya.
Posted by.
#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#
Zat Pengacau Hormon
(Hormone Disruptors/kankyo hormon)
Pendahuluan
Saat ini di seluruh dunia, khususnya di negara-negara maju sedang ramai membicarakan masalah pencemaran lingkungan yang disebakan oleh hormone disruptors, atau di negara jepang dikenal dengan sebutan kankyo hormon/hormon lingkungan. Bahkan dioksin, salah satu jenis hormone disruptors, disebut oleh masyarakat jepang sebagai racun paling kuat yang pernah diciptakan manusia.
Perhatian dunia terhadap bahayanya zat kimia baru disadari pada tahun 1962 melalui Rachel Carson dalam bukunya silent spring yang mengingatkan akan bahayanya penggunaan pestisida, terutama zat kimia seperti DDT yang bersifat bioakumulatif (menumpuk dalam tubuh mahluk hidup secara terus menerus dan tidak dapat dikeluarkan dari tubuh).
Sejak berkembangnya industri kimia di tahun 40-an, ribuan zat kimia diproduksi dan dilepaskan ke udara dan air. Saat ini, zat kimia mengkontaminasi sampai ke bagian dunia terpencil sekalipun.Dan pada saat ini, semakin jelas terlihat bahaya dari hasil gabungan zat kimia yang digunakan dalam proses industri, produk konsumen dan pestisida. Sejumlah penelitian dan data menunjukkan begitu banyaknya zat-zat yang berpotensi untuk menggangu kerja normal hormon tubuh. Dimana secara mendasar mempengaruhi kesuburan/fertilitas dan reproduksi, kecerdesan, imunitas/kekebalan, dan mungkin pada akhirnya kelangsungan hidup.
Cara Kerja Hormone Disruptors
Tubuh mempunyai tiga sistem utama, yaitu sistem saraf, sistem kekebalan dan sistem endokrin, yang ketiganya saling menunjang bekerja sama.
Hormon dibentuk dan dilepaskan ke dalam pembuluh darah oleh berbagai macam kelenjar termasuk diantaranya kelenjar testis, ovarium, pankreas, adrenal, tiroid, paratiroid, thymus dan kelenjar pituitary. Kelenjar dan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adalah merupakan sistem endokrin.